Keilmuan Manajemen Proyek Rekayasa yang ada pada Manajemen Rekayasa dengan Pengimplementasiannya



 Halo para pembaca...

Saya Dwita Soave Natio Marbun. Saat ini saya belajar di Institut Teknologi Del pada Fakultas Teknologi Industri dengan program studi Manajemen Rekayasa.


    Mungkin banyak yang bertanya-tanya seperti "Manajemen Rekayasa itu bagaimana sih?” Nah, seperti namanya sendiri Manajemen Rekayasa merupakan penggabungan keilmuan manajemen dengan rekayasa(teknik) yang diaplikasikan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dalam suatu sistem kompleks. Profil lulusannya di Institut Teknologi Del sendiri adalah Business Development Engineer, Supply Chain Engineer, Project SupervisorMarket Engineer, dan Technical Function Engineer. Agar  mahasiswa nantinya mampu mencapai lulusan seperti yang diharapkan tersebut, mahasiswa Manajemen Rekayasa seperti saya dibekali dengan matakuliah yang berhubungan dengan manajemen dan ilmu keteknikan, sebagai contoh saya mengambil salah satu matakuliah yang bernama "Manajamen Proyek Rekayasa" dimana matakuliah ini membekali mahasiswa dengan ilmu/pemahaman yang komprehensif tentang pengetahuan, proses, kemampuan, tools and technique tentang bagaimana merencanakan, mengoptimalkan dan mengelola proyek secara efisien agar dapat diimplementasikan untuk menghasilakan produk, layanan atau hasil lainnya. Dimana hal ini mencakup pengembangan struktur, proses, komponen, dan keterkaitan semua sumber daya untuk keberhasilan pengiriman proyek sesuai jadwal, anggaran, dan persyaratan kualitas dari awal hingga akhir, juga untuk menganalisis masalah potensial selama proyek. Disini saya akan mencoba bebagi informasi ataupun apa saja yang telah saya dapat dari matakuliah Manajemen Proyek Rekayasa tersebut.


Manajemen Proyek

Inilah 10 Cara Software Manajemen Proyek Membantu Proyek Anda ... 

    Manajemen dapat diartikan sebagai suatu proses untuk memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga tujuan tersebut tercapai secara tepat guna (efisien) dan efektif. Sumber daya tersebut ialah bahan, mesin/peralatan, cara kerja/metode, dan modal uang. Proyek merupakan suatu kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu dan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas yang sasarannya sudah digariskan dengan jelas. Proyek mempunyai tiga karakteristik yaitu bersifat unik, dibutuhkan sumber daya (resources) dan organisasi. Dari penjelasan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Manajemen Proyek adalah suatu proses manajemen pada suatu proyek dari awal hingga akhir proyek agar tujuan proyek tercapai dengan baik, tepat waktu, sesuai mutu yang telah ditetapkan dan sesuai biaya yang disediakan, serta memenuhi keinginan stakeholder. Pada prinsipnya, manajemen proyek merupakan penerapan pengetahuan ketrampilan tools and techniques pada aktivitas proyek agar persyaratan dan kebutuhan proyek terpenuhi. Manajemen proyek mengacu pada penerapan pengetahuan, keterampilan, peralatan dan teknik untuk mencapai target tertentu dalam anggaran dan waktu yang ditentukan kendala. 

Tahapan Manajemen Proyek

  Pada Manajemen Proyek terdapat tahap-tahap yang berkaitan. Tahap-tahap ini mencerminkan aktivitas proyek dari awal mula proyek hingga proyek berakhir. Tahap-tahap tersebut diantaranya :

 Langkah-Langkah Dalam Managemen Proyek

1. Initiation

Sebuah proyek dikatakan memasuki tahap ini jika sudah mendapatkan beberapa dokumen seperti SPK (Surat Perintah Kerja), agreementstatement of work (SOW), purchase order atau bentuk kesepakatan lainnya. Initiation ialah tahap permulaan dimana ketika sponsor memberikan mandat kerja kepada project manager.

Proses dari tahap ini menghasilkan dua dokumen penting yaitu project charter dan stakeholderProject charter berisi kebutuhan proyek seperti project manager, latar belakang kebutuhan organisai terkait pelaksanaan suatu proyek, target yang ingin dicapai, product description, kriteria sukses suatu produk, kendala-kendala yang akan dihadapi, tanggung jawab dan aktivitas baik dari pelaksana proyek maupun customer, anggaran dan durasi. Pada stakeholder, berisi daftar-daftar pemangku kepentingan yang terlibat dalam suatu proyek. Data mengenai stakeholder ini sangat penting untuk mendapatkan masukkan pada tahap perencanaan. Beberapa hal yang perlu dicatat mengenai stakeholder antara lain ialah identitas diri, posisi di dalam organisasi, tingkat kekuasaan (power), tingkat kepentingan (interest), ekspektasi, strategi penanganan. Klasifikasi stakeholder akan memengaruhi strategi penanganan mereka.

 

2. Planning

Tahap perencanaan ini berisi Project Scope dan pendefinisian aktivitas untuk menyelesaikan suatu proyek. Target utama dari tahap ini adalah menghasilkan dokumen perencanaan proyek atau project management plan.

3. Execution

Tahap execuition  berisi tentang pengendalian jadwal, anggran biaya, dan pengawasan mutu. Tugas pengelola proyek dalam tahap ini adalah memfasilitasi dan mengawasi tim agar dapat bekerja sesuai dokumen perencanaan terutama mengawal tim agar tidak behind schedule maupun over budget. Apabila terdapat perubahan atau perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan, maka disarankan untuk melakukan analisis dampak terhadap biaya, waktu, mutu dan risiko, sebelum perubahan diterapkan dalam bentuk patokan (baseline) baru. Proses utama dalam tahap ini adalah mengarahkan dan mengelola pelaksanaan proyek ke arah penyelesaian, sesuai dokumen perencanaan. Seorang Manajer Proyek cukup mengarahkan, menjelaskan dan memotivasi tim agar proyek dapat berjalan dengan baik dan lancar.

 

4. Monitoring and Control

Tujuan utama dalam tahap pengawasan adalah memastikan agar pelaksanaan proyek tidak jauh menyimpang dari rencana. Terutama dari sisi waktu, biaya, mutu, dan ruang lingkup pekerjaan. Manfaat utama dari proses ini adalah bahwa kinerja proyek diukur dan dianalisis secara berkala.

5. Closing

Closing merupakan proses penyelesaian seluruh aktivitas dalam pengembangan proyek yang telah dikerjakan, agar ada serah terima antara pemimpin proyek dan stakeholders dan sebagai pernyataan bahwa proyek telah selesai dikerjakan dan kontrak kerja pun telah selesai.

Project Management Knowledge Area

  Ini merupakan cakupan bahasan atau bidang pengetahuan yang terdapat di dalam manajemen proyek. Knowledge area yang dimaksud terdiri atas :

PMBOK 9 areas of knowledge | Pmbok, Project management, Resource ...

1. Manajemen Ruang Lingkup Proyek (Project Scope Management)

Proyek ini  mendefinisikan ruang lingkup pekerjaan (scope) yang harus dilakukan untuk menghasilkan deliverable sesuai dengan spesifikasi dan jangka waktu yang telah ditetapkan. Deliverable yang dimaksud bisa berupa : produk, jasa, prosedur, sistem, maupun keluaran dalam bentuk lain

2. Manajemen Waktu Proyek (Project Time Management)

Proyek ini  meliputi proses yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek sesuai waktu yang ditetapkan. Permasalahan waktu atau batas waktu pengerjaan proyek ini sangatlah penting,  malah terkadang menjadi hal yang sangat krusial tatkala ada suatu kejadian yang memang mengharuskan suatu proyek selesai. Mengingat urgensi dari permasalahan atau faktor waktu inilah, maka sangatlah diperlukan adanya manajemen waktu (project time management) yang baik.

3. Manajemen Biaya Proyek (Project Cost Management)

Proyek ini  meliputi proses membuat perencanaan, estimasi budget dan mengontrol biaya agar biaya tidak melebihi anggaran yang ditetapkan

4. Manajemen Sumber Daya Manusia Proyek (Project Human Resource Management)

Proyek ini  meliputi proses yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan, mengorganisir dan mengatur project team.

5. Manajemen Resiko Proyek (Project Risk Management)

Proyek ini  meliputi proses yang diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif resiko terhadap keberhasilan proyek.

6. Manajemen Komunikasi Proyek (Project Communication Management)

Proyek ini bertujuan agar komunikasi dan aliran informasi proyek berjalan efektif dan efisien.

7. Manajemen Kualitas Proyek (Project Quality Management)

Proyek ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian kinerja dan hasil proyek dengan standar mutu yang ditetapkan.

8. Manajemen Pengadaan Proyek (Project Procurement Management)

Proyek ini meliputi proses yang diperlukan untuk memenuhi pengadaan barang dan atau jasa yang disediakan oleh vendor atau kontraktor sesuai jadwal.

9. Manajemen Integrasi Proyek (Project Integration Management)

Proyek ini meliputi proses dan aktifitas yang diperlukan untuk mengidentifikasi, mendefinisi, mengombinasi, menyatukan dan mengordinasikan berbagai proses dan aktifitas manajemen proyek dalam suatu proses yang bersinergi dan berkesinambungan. 

Pengimplementasian Manajemen Proyek 

    Dalam menangani suatu proyek perlu adanya kehati-hatian serta kecermatan yang matang, ini dikarenakan suatu proyek merupakan kegiatan yang tidak rutin, sehingga jarang dilakukan atau bahkan sesuatu yang baru dan berbeda dengan apa yang telah dilakukan. Inilah yang membuat perlu adanya manajemen proyek di dalam suatu proyek sebagai pemegang peranan penting agar proyek tersebut dapat terlaksana dengan baik. Suatu proyek selalu memiliki spesifikasi dan ciri-ciri tersendiri, dengan perbedaan pada masing-masing proyek tersebut, maka akan berbeda pula cara pengelolaanya, hal ini menunjukkan bahwa manajemen proyek merupakan peranan yang cukup penting.

    Saya mengambil contoh dengan keadaan dunia saat ini yang terkena wabah dari COVID-19. Dapat dikatakan proyek disetiap negara saat ini adalah upaya penanggulangan wabah COVID-19. Tetapi, wujud penanggulangan yang dirancang oleh pemerintah disetiap negara tentu berbeda-beda. Ini  didasari dengan keadaan lingkup disetiap negara berbeda-beda. Pemerintah Indonesia menetapkan skenario new normal yang dilakukan pada beberapa daerah di Indonesia saat ini. Seperti kita ketahui, new normal merupakan skenario yang  dilakukan pemerintah Indonesia dalam penanggulangan COVID-19 saat ini dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Dapat kita lihat bahwa di Indonesia akibat dari wabah COVID-19 saat ini tidak hanya menggannggu kesehatan masyarakat tetapi juga mengganggu sosial-ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu maka pemerintah mengeluarkan skenario new normal tersebut dalam upaya penanganannya. Tentu dalam pelaksanaan penaggulangan wabah COVID-19 di Indonesia para pemerintah juga melakukan tahapan seperti tahapan-tahapan pada manajemen proyek seperti dalam pengadaan alat test, pembangunan rumah sakit, tempat pengasingan masyarakat yang terkena wabah, skenario new normal dan lain sebagainya. Juga dalam upaya penanggulangan wabah ini tidak terlepas dari pola pikir yang ada pada sembilan ilmu manajemen proyek, karena pengambilan kebijakan saat ini yang dilakukan pemerintah Indonesia haruslah penuh kehati-hatian dan kecermatan agar proyek ini dapat membawakan hasil yang baik. Hasil dari proyek penaggulangan wabah COVID-19 yang dilakukan pemerintah saat ini dengan skenario new normal adalah masyarakat dapat hidup berdampingan dengan virus tersebut sehingga terciptanya kekebalan tubuh yang baik dan masalah sosial-ekonomi yang sudah pulih. Namun, apabila proyek penanggulangan wabah ini gagal maka tidak hanya pemerintah selaku pembuat proyek yang dirugikan, tetapi seluruh masyarakat bangsa Indonesia juga dirugikan. 

  Dari contoh yang saya ambil ini dapat dilihat bahwa pengimplementasian manajemen proyek tidak hanya berlaku di proyek konstruksi ataupun proyek bisnis lain yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan. Pola pikir pengambilan keputusan, kebijakan dan perencanaan dalam ilmu manajemen proyek dapat diterapkan pada sistem pemerintahan yang ada. Dapat dilihat juga bahwa peran manajemen proyek untuk menyelaraskan kebutuhan internal dan kondisi eksternal menjadi sangat penting. Sehingga dapat dilihat dengan jelas bahwa manajemen proyek dengan segala fungsi manajemen dan aktivitasnya, merupakan kolaborasi ilmu dan seni manajemen dalam mencapai kinerja proyek yang berhasil guna dan berdaya guna. Adanya manajemen proyek dapat memosisikan eksistensi dan pengadaan proyek sesuai tujuannya dengan nilai tambah tertentu seperti yang diharapkan oleh para pemangku kepentingan (stakeholder), diantara lain seperti pemerintah pusat dan daerah, pihak swasta dan para masyarakat.


Sekian penjelasan dari saya semoga bermanfaat ya 😊


Reference

A Guide To The Project Management Body of Knowledge. (n.d.). Project Management Institute.

Admin. (2020, June 15). Penetapan New Normal Harus Sesuai Kajian Ahli Epidemiologi. Retrieved from sumeks.co: https://sumeks.co/penetapan-new-normal-harus-sesuai-kajian-ahli-epidemiologi/

Admin. (n.d.). Program Sarjana (S1) Manajemen Rekayasa. Retrieved from del.ac.id: https://www.del.ac.id/?page_id=1789

Fawaid, J. (2020, June 2). Cermat Menerapkan New Normal. Retrieved from news.detik.com: https://news.detik.com/kolom/d-5036963/cermat-menerapkan-new-normal

Global Project Management Handbook. (n.d.). McGRAW_HILL.

 

 

 

    Komentar

    1. penjelasan yang menarik. kalau boleh tau apakah semua proyek dapat menerapkan hal ini?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Halo, sejauh yang saya pelajari, semua proyek seharusnya menerapkan hal tersebut

        Hapus
    2. Hi, aku mahasiswi Institut Teknologi Del dari jurusan yabg sama. Semua yang disampaikan menurut saya benar dan sejauh ini masuk akal. Bacaan yang sangat bermanfaat. Semangat terus untuk berkarya ya....

      BalasHapus
    3. Terima kasih ilmunya, penjelasannya mudah dimengerti. Kedepanya saya ingin belajar untuk menyelesaikan proyek sesuai waktu yang ditetapkan

      BalasHapus
    4. Menarik, ternyata cakupan manajemen proyek cukup luas :) semoga banyak aspek yang menerapkan manajemen proyek dalam problem solving agar saling terintegrasi dengan baik. terimakasih informasinya.

      BalasHapus
    5. dari segi UI sudah enak untuk di lihat, informatif, Tingkatkan!!

      BalasHapus
    6. Info nya sangat bagus dan bermanfaat, apalagi ditengah kondisi ketidakpastiaan yg dihadapi diharapkan perusahaan dengan bijak dalam merencanakan serta mengambil keputusan.

      BalasHapus
    7. Halo Dwita, tulisan yang sangat menarik dan sungguh menambah insight.
      Sakin tertariknya saya memiliki pertanyaan sebagai berikut:

      1. Pada bagian "Sebuah proyek dikatakan memasuki tahap ini jika sudah mendapatkan beberapa dokumen seperti SPK (Surat Perintah Kerja), agreement, statement of work (SOW), purchase order atau bentuk kesepakatan lainnya", saya ingin bertanya darimana dapat surat-surat/agreement tersebut? Mungkin bisa diambil contoh skenario new normal oleh pemerintah untuk menanggulangi covid 19, apa saja dokumen yang perlu mereka siapkan dan dengan siapa mereka memvalidasi surat/agreement tersebut?

      2. Terkadang teori berbeda dengan praktek yang terjadi, sama seperti 5 tahap manajemen proyek. Contohnya skenario new normal apakah benar-benar menerapkan tahapan tersebut (termasuk monitoring dll)?

      Kemudian saya juga ada saran, untuk menyertakan referensi Anda dalam membuat tulisan tersebut. Mohon maaf terlalu banyak bertanya karena tulisanmu sangat menarik dan menambah pengetahuan

      Terima kasih telah berbagi :)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Halo Nani, saya akan menjawab semampu saya ya
        1. Pada contoh new normal, dokumen yang perlu dipersiapkan ialah surat permohonan pengajuan new normal pemerintah kabupaten/kota yang kemudian dikirim kepada Menteri Kesehatan. Jika Menteri Kesehatan telah menyetujui surat permohonan pengajuan tersebut maka daerah tersebut dapat memberlakukan new normal di daerahnya. Penyutujuan permohonan (agreement) ini disampaikan melalui surat keputusan. Selanjutnya, pemerintah kabupaten/kota membuat surat edaran tentang pemberlakuan new normal, yang kemudian ditinjak lanjuti oleh para kepala dinas di daerah tersebut dengan mengeluarkan petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan new normal berdasarkan ketentuan dari GUGUS COVID-19. Petunjuk teknis di daerah tersebut diberikan oleh kepala dinas daerah tersebut sesuai dengan bagiannya masing-masing
        2. Dalam skenario new normal ini, memang akan melalui tahapan-tahapan seperti manajemen proyek. Namun, spesifiknya tidak sama dengan proyek konstruksi maupun proyek bisnis yang diakukan perusahaan-perusahaan pada umumnya. Tahapan pada new normal ini seperti tahap initiation ini ketika Pemerintah Daerah sudah mendapatkan agreement dari Menteri Kesehatan, tahapan planning menghasilkan dokumen ketentuan penerapan new normal. tahapan executing pengendalian sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, mugkin untuk saat ini belum terlalu terlihat hasil dari tahap ii dikarenakan new normal masih berlangsung selama beberapa hari, dan terakhir tahap closing, tahapan ini pasti akan diterapkan karena tahapan ini ada proses penyelesaian seluruh aktivitas

        Untuk sarannya terimakasih Nani, saya akan mengupdate kembali semoga refrensi nya membantu ya :)

        Hapus
    8. Penjelasannya bagus dan mudah dimengerti

      BalasHapus
    9. Wah keren , terima kasih ilmunya

      BalasHapus
    10. Info yang diberikan mudah untuk dimengerti, cukup jelas dan sangat bermanfaat, terutama bagi calon mahasiswa yang masih ragu untuk memilih jurusan info ini dapat menjadi referensi yang baik.

      Terimakasih kepada penulis dan tetap berkarya.

      BalasHapus
    11. Hai Dwita,
      Ilmu yang kamu paparkan sangat membantu ya. Meskipun dalam penerapannya masih banyak proyek yang tidak sesuai dengan teorinya. Bagaimana menurutmu tentang hal tersebut?

      Terima kasih sudah berbagi ya, Dwita^^

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hai Tri Winda,
        Menurut saya teori inilah sebagai patokan/ketetapan kita menjalankan suatu proyek. Nah, jika pada penerapannya proyek tersebut tidak sesuai dengan apa yang telah ditetapkan maka kemungkinan akan adanya kendala pada proyek tersebut sangat besar. Sebagai contoh, jika tidak melakukan tahapan execution maka penjadwalan yang ditetapkan mungkin saja tidak berjalan dengan baik sehingga menggangu deadline dari kesepakatan yang telah dibuat, ataupun jika tidak ada anggaran biaya yang jelas, maka tidak adanya pertanggung jawaban kepada pihak stakeholder ini akan menyebabkan minimnya kepercayaan dari pihak stakeholder yang akan berdampak pada proyek tersebut. Untuk mencegah hal tersebut Manajemen Proyek harus berperan aktif dalam proyek tersebut.

        Semoga penjelasan saya membantu ya Tri Winda, dan terimakasih sudah mampir ke blog saya :)

        Hapus
    12. Hai, Dwita :)
      Terima kasih sudah berbagi ilmunya. Penjelasan yang diberikan menarik dan mudah untuk dipahami. Sukses terus dan semoga semakin sering berbagi ilmu.

      BalasHapus
    13. Wah.. Saya senang membaca tulisan anda. Tulisan anda sangat menarik dan menambah wawasan saya terhadap situasi yang dihadapi saat ini, terkhusus penerapan new normal. Saya ingin bertanya, ketika suatu proyek diterapkan, seperti penerapan new normal, dengan hal-hal tersebut, apakah dapat terwujud sesuai dengan perencanaan di awal dan target waktunya juga tercapai tepat waktu sehingga masyarakat, pihak pengelola, dan juga pemerintah dapat saling berinteraksi dengan baik? Apakah ada kemungkinan lain, seperti beberapa faktor yang akan menghambat suatu penerapan dari proyek tersebut? Terima kasih.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Halo Ruth Citra,
        Dengan menerapkan manajemen proyek, akan meminimalkan ketidakpastian dalam suatu proyek tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan perencanaan ataupun target yang telah ditetapkan di awal dapat melenceng atau pun tidak tercapai. Hal ini juga dapat tergantung dari sumber daya yang ada dan keputusan-keputusan manajer proyek tersebut ataupun kurangnya komunikasi dilapangan antar pemangku kepentingan. Faktor-faktor lain juga dapat berpengaruh seperti faktor alam yang tidak dapat diprediksi. Begitu juga halnya dengan penerapan pada skenario new normal. Kemungkinan tujuan dari penerapan tersebut tidak berhasil juga ada.

        Semoga penjelasan saya membantu ya, terimakasih sudah mampir ke blog saya :)

        Hapus
      2. Terima kasih atas jawaban anda. Saya sangat puas dengan jawabannya. Tetap semangat terus dalam menulis.

        Hapus

    14. Halo kk, wah dengan membaca tulisan Ada Saya bisa lebih memahami apa itu Managemen Rekayasa.saya mengatakan

      seperti itu karena, tulisan and sangat terstruktur dengan baik sehingga dapat menarik minat pembaca untuk membacanya Dan tentunya dapat dengan mudah dipahami. Pokoknya tulisan penjelasan anda sangat bermamfaat apalagi untuk TK 1 Dan juga untuk adik adik SMA yang Mau milih jurusan. Terimakasih kak

      BalasHapus
    15. I must say you really know how to write!!

      BalasHapus
    16. informatif nih, tingkatkan

      BalasHapus
    17. Wah, terimakasih atas informasinya kak Dwita. Sangat bermanfaat untuk siswa/i SMA yg hendak memilih jurusan di perkuliahan nantinya

      BalasHapus
    18. Ilmunya sangat bermanfaat terimakasih sharenya

      BalasHapus
    19. Wahh, terimakasih informasinya. Pemahaman saya akan manajemen proyek semakin bertambah

      BalasHapus
    20. Hai Dwita, Terimakasih atas informasi dan ilmunya

      BalasHapus
    21. Informasi yang diberikan sangat lengkap sehingga menambah referensi bagi saya mengenai manajemen proyek ini..
      Tetap berkarya penulis.

      BalasHapus
    22. Terima kasih untuk penjelasannya mba dwita. Sekarang saya paham bahwa manajemen proyek dapat diimplementasikan juga pada kehidupan sehari2

      BalasHapus
    23. Penjelasana tentang manajemen proyeknya sangat ringan dan gampang dimengerti. Sangat menarik ya

      BalasHapus
    24. Terimakasih atas ilmunya dwita

      BalasHapus
    25. Penjelasan mengenai manajemen proyek yang sangat lengkap dan sangat membantu pembaca bagaimana memanajemen sebuah proyek dengan baik. Terima kasih telah membagi ilmunya kapada kami penulis.

      BalasHapus
    26. Terimakasih sudah berbagi info menarik :)

      BalasHapus
    27. Sangat bermanfaat. Terimakasih sudah berbagi ilmu. Salam

      BalasHapus
    28. Sangat bermanfaat dan informatif

      BalasHapus
    29. Halo, Dwita. Terimakasih tulisannya. Membuka pemikiran banyak orang, kontennya rapi dan menarik

      BalasHapus
    30. Halo, Dwita. Terimakasih tulisannya. Membuka pemikiran banyak orang, kontennya rapi dan menarik

      BalasHapus
    31. Abonando Simarmata17 Juni 2020 pukul 20.36

      Sangat inspiratif info yang diberikan... Membuat orang yang kurang paham menjadi paham mengenai jurusan manajemen rekayasa

      BalasHapus
    32. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      BalasHapus
    33. Makasih atas infonya Dwitaa. Tetap berkarya yaa��

      BalasHapus
    34. Artikel ini sangat bermanfaat.

      Tapi saya memiliki satu pertanyaan. Menurut anda apa satu perbedaan yang paling mencolok apabila suatu proyek menggunakan tahap tahap seperti diatas dan yang tidak? terimakasih

      BalasHapus
      Balasan
      1. Proyek yang menggunakan manajemen proyek yang baik tentunya akan meminimalkan ketidakpastian dalam proyek tersebut, jadi kemungkinan untuk gagal juga minim, sangat berbeda dengan proyek yang tidak menerapkan manajemen proyek yang baik. seperti yang saya katakan di balasan komentar sebelumnya bahwa proyek yang tidak menerapkan manajemen proyek yang baik mempunyai kemungkinan gagal sangat besar dan pasti alur pengerjaannya terganggu (tidak lancar).

        Semoga jawaban saya membantu yaa. Terimakasih...

        Hapus
    35. Informasi nya sangat bermanfaat 👍

      BalasHapus
    36. Wahhh info nya cukup menarik!

      BalasHapus
    37. Awesome!! Terimakasih ilmunyaa, Dwita. You did it well

      BalasHapus
    38. Terima kasih ilmunya, dwita. Penjelasan kamu terasa dekat dan mudah dimengerti. You did it well!

      BalasHapus
    39. Artikel yang bagus, terima kasih banyak kak.

      BalasHapus
    40. Keren banget! Manajemen proyek memang sangat penting! Terima kasih atas artikel yang sangat baik ini, ditunggu artikel selanjutnya yaa..

      BalasHapus
    41. Artikel yang menarik dan mudah dipahami. Terimakasih kak

      BalasHapus
    42. Informasinya sangat bermanfaat

      BalasHapus
    43. Sangat menambah wawasan..... tepat sekali, dalam pengadaan proyek itu sangat dibutuhkan manajemen proyek dari mulai perencanaan hingga evaluasi pengerjaan proyek sehingga proyek dapat sesuai dengan target yang diharapkan. Nice!!!!

      BalasHapus
    44. Jalan pikiran yang patut diapresiasi

      BalasHapus
    45. Keren..
      Materi nya mudah dimengerti
      Sukses kedepannya yaa

      BalasHapus
    46. Sangat informatif.. Terimakasi bagi penulis. Saya tunggu artikel berikutnya.. Selamat berkarya!!

      BalasHapus
    47. Penjelasannya bagus dan mudah dimengerti

      BalasHapus
    48. Tulisan yang sangat informatif dengan bahasa yang midah untuk dimengerti. Ditunggu artikel berikutnya yaa

      BalasHapus
    49. Informasi yang diberikan sangat membantu dalam memahami manajemen proyek

      BalasHapus
    50. Saya mendapat ilmu baru lagi tulisannya mudah dipahami. Sangat bermanfaat untuk dibaca bagi semua kalangan

      BalasHapus
    51. waah menambah wawasan sekali artikel yang anda buat
      soal nya masyarakat juga pasti butuh info yang seperti ini terlebih pemerintah
      semangat berkarya !

      BalasHapus
    52. Terimakasih infonya sangat bermanfaat.

      Tetap semangat dan terus berkarya. 💪💪💪💪

      BalasHapus
    53. Bacaan nya sangat menggambarkan dunia management pada umumnya. Kebetulan saya bekerja di bagian product management. Juga dalam kehidupan sehari-hari ilmu ini bisa diterapkan untuk me-manage segala sesuatu.

      BalasHapus
    54. Sangat bermanfaat sekali, mantappp

      BalasHapus
    55. wahh sangat informatif dan baik untuk dibaca alih2 nambah pengetahuan hihi
      Mantabb!

      BalasHapus
    56. Keren... Sangat bermanfaat. Karena saya jg sedang memplajari mengenai manajemen proyek. Jadi makin paham
      Terimakasih Dwita

      BalasHapus
    57. Inspiratif dan sangat bermanfaat. Karena saya jg sedang memplajari mengenai manajemen proyek. Jadi makin paham
      Terimakasih Dwita

      BalasHapus
    58. Inspiratif banget sih , baru paham ternyata implementasi nya seperti itu ya. Terimakasih infonya

      BalasHapus

    Posting Komentar